Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

8 Desember 2012

Pembunuh Sadis Desainer di Semarang Juga Ambil Mobil Korban

Semarang, - Pelaku pembunuhan desainer ternama di Kota Semarang, Ahmad Rio Suharsa (37) diduga juga mengambil mobil korban. Mobil yang dibawa adalah Honda Jazz warna merah bernomor polisi B 8937 MG.

Berdasarkan keterangan saksi, Kapolrestabes Semarang, Kombes (Pol) Elan Subilan mengatakan, mobil yang sebelumnya terparkir di carport rumah korban di Jl Nangka 2 RT 03 RW II, Lamper Kidul, Semarang dibawa kabur oleh orang yang diduga pelaku.

"Info dari warga, mobil awalnya diparkir di carport di halaman rumah korban," kata Elan saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (8/12/2012).

"Belum ada keterangan lain soal barang yang hilang. Handphone korban masih berada di lokasi," imbuhnya.

Tetangga korban, Roni (38) menuturkan, dirinya melihat korban pulang dari mengambil jahitan di daerah Jatingaleh sekitar pukul 23.00 WIB. Rio datang mengendarai mobil miliknya bersama dua teman yang berboncengan menggunakan motor.

"Satu jam kemudian saya mendengar ada cekcok dari rumah mas Rio," katanya.

Setelah dihampiri ternyata suara tersebut sudah berhenti dan seolah tidak terjadi apa-apa. Lalu sekitar pukul 01.00 WIB Roni mendengar kabar seorang satpam yang menjaga di sekitar lokasi hampir tertabrak mobil milik Rio yang melaju kencang. Diduga mobil dibawa lari oleh pelaku pembunuhan.

"Satpam yang berjaga di depan gang hampir tertabrak. Kemungkinan mobil itu dikemudikan pelaku," ujar Roni.

Sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi, karyawan korban bernama Sumiati (31) terkejut saat akan masuk kerja karena melihat ceceran darah dari pintu masuk menuju ke ruang tengah sepanjang lima meter.

"Saat membuka pintu terlihat kakinya di ruang tengah," ujar Sumiati.

Melihat hal itu Sumiati segera melaporkannya ke ketua RT yang dilanjutkan ke petugas Polsek Semarang Selatan. Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup dengan mengenakan kaos dan celana pendek.

Kondisi korban cukup mengenaskan karena ada 22 luka tusukan di bagian punggung, sembilan di dada, tujuh di leher kanan dan delapan di leher kiri.

Mayat korban lalu dilarikan ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi. Sementara itu polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga membawa kabur mobil korban.

(alg/fdn)  detik.com

Payakumbuh Canangkan Rebut Emas PORPROV


Target emas dicanangkan tim sepakbola Payakumbuh dalam  Porprov Sumatera Barat XII/2012, di Kabupaten Limapuluh Kota, Desember mendatang. Spesialis runner up yang selama ini disandang tim sepakbola Payakumbuh dalam setiap iven Porprov,  harus berakhir pada Porprov di Limapuluh 

Kota.”Anak-anak sudah siap mental untuk merebut emas,” tegas manager tim Trivenindra, SE, ketika dihubungi di lapangan sepakbola Seberang Betung, Payakumbuh Barat, Senin (3/12).
Menurut Trivenindra, anggota DPRD Payakumbuh dari Fraksi PKS ini, target emas tersebut, cukup realistis. Pasalnya, publik sudah merindukan tim sepakbola ini  mampu mengganti perak dengan emas. Apalagi catatan prestasi tim Persepak Usia 22 Tahun yang notabanenya adalah pemain inti Porprov, dalam beberapa tahun terakhir, cukup baik. Di antaranya, juara Divisi II PSSI Sumbar dan sekarang tengah menyiapkan diri menghadapi Divisi I PSSI.


Di Porprov nanti, Payakumbuh  satu grup dengan tim Padang dan Kota Solok. Dalam laga pertama, Payakumbuh akan berhadapan dengan tim Padang, 10 Desember nanti. “Meski berat, tapi anak-anak sudah siap merumput melawan Padang,” tambah Trivenindra.
Ketua PSSI Payakumbuh Mediar Indra, yang selalu mengawasi tim Payakumbuh berlatih, mengaku optimis sepakbola  mampu memenuhi target emas itu. Tidak hanya KONI yang memberi target emas, Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi juga ikut mendorong anak-anak merebut emas, katanya.  Malahan, Walikota Riza, berharap, agar suatu saat nanti, Persepak mampu terbang tinggi dalam kompetisi Divisi Utama, kata Mediar Indra.

Dikatakan Trivenindra dan Mediar, dalam beberapa kali uji coba dengan sejumlah klub lokal,  tim sepakbola Payakumbuh selalu mencatan kemenangan. Dalam turnamen PT Semen Padang Cup, tim Payakumbuh  sukses masuk semi final. Kejuaraan itu, barometer bagi Payakumbuh dalam mengukur kekuatan lawan.  Kemampuan teknik pemain sudah  memadai, apalagi ikut ditangani oleh pelatih Timnas PSSI, Nilmaizar, simpulnya.

Dalam Porprov nanti, Payakumbuh menurunkan 18 pemain dan tujuh pelatih dan offisial. Ke-18 pemain itu, Multi Alhaq dan Afriyaldi Amris (penjaga gawang), Rahmat Yaldi, Trioga Saputra, Roni Saleh, Agung Apria Guntara, Riki Rinaldi dan Jovan Rahadi Putra (belakang), Fathul Adzka, M. Afdal, Finno Andrianas dan Agustian Tito (tengah), Ahmad Zaky Makhtary, Indra Yose, Doki Kurniawan, Jekhis Sajiki, Widianto dan Ori Putra (depan). Tim ini ditangani  pelatih Efendi Sutan dan asisten pelatih Sepriadi dan Wahyu, dengan ofisial  Amirwan dan M. Sigit.

Wali Kota Lepas Kontingen Payakumbuh ke Porprov

Payakumbuh, Sumbar, (ANTARA) - Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi bersama Ketua DPRD Wilman Singkan melepas 400 atlet, pelatih dan ofisial yang menjadi kekuatan Kontingen Payakumbuh menuju medan laga Porprov Sumatera Barat XII/2012 di pelataran parkir Medan nan Bapaneh Taman Wisata Ngalau Indah, Sabtu.

Kontingen Porprov Kota Batiah yang akan dipimpin Wakil Walikota Suwandel Muchtar itu, mengikuti 26 dari 29 cabang olahraga yang dipertandingkan. Dengan misi memperbaiki peringkat, dari urutan ke-10 pada Porprov XI/2010, menuju papan atas dalam klasemen umum perolehan medali pada Porprov di Kabupaten Limapuluh Kota.

Walikota Riza Falepi menyerahkan bendera kontingen kepada pimpinan kontingen Suwandel Muchtar, didampingi Ketua Umum KONI Yunir Yalri dan Kadisparpora Rida Ananda.


Keterangan Ketua Umum KONI Yunir Yalri, berdasarkan evaluasi latihan yang dilakukan seluruh cabor, nyaris seluruh cabang berpeluang merebut medali emas. “Harapan kita, mudah-mudahan target yang diapungkan seluruh cabor benar-benar terwujud,” ucap Ketua Umum KONI Payakumbuh, Yunir Yalri.
Ke-26 cabor yang akan diboyong ke Porprov nanti, meliputi atletik,angkat berat, bola voli, bola basket, catur, judo, karate, kempo, menembak, renang, senam, sepakbola, sepaktakraw, silat, tenis, tenis meja, taekwondo, tarungderajat, tinju, panjat tebing, binaraga, wushu, paralayang, balap motor, futsal dan balap sepeda.

Menurut Yunir, jika dipukul rata, seluruh cabor mampu merebut satu emas, Payakumbuh sudah mengantongi 26 emas, dan itu sudah cukup bagi Payakumbuh mengamankan posisi pada papan atas perolehan medali.
"Tapi, hitung-hitungan olahraga bukan matematika. Medali emas hanya bisa diraih dengan proses latihan yang intensif serta strategi pertandingan yang matang. Hanya cabor yang menjalani latihan yang teratur dan kepengurusan organisasinya yang kuat yang mampu merebut emas," kata Yunir.

Usai dikukuhkan Walikota Riza Falepi, kontingen Porprov dari Payakumbuh itu melakukan parade keliling kota Payakumbuh dengan memakai kendaraan roda empat terbuka untuk pamitan kepada warga kota.
“Doa restu serta support dari warga kota, akan sangat menentukan perjuangan pahlawan olahraga Payakumbuh dalam iven dua tahunan ini,” kata dia.(mko)

source: AntaraSumbar

Blog que yang perdana…..

hmmm,,,,terimasih kepada bapak yang telah membimbing kami dalam membuat blog sehingga kami telah memilikinya,,,,